"Jika kalian tidak pernah tahu rasanya memperjuangkan kemerdekaan.
Sungguh, para pejuang tahu bagaimana kalian merasakan kemerdekaan".
Suasana HUT RI masih hangat. Tahun 2019 ini tahun ke-74 Indonesia merdeka. Dimana-mana,
diseluruh penjuru Tanah Air merayakannya. Diawali dengan menggelar upacara
peringatan Kemerdekaan 17 Agustus di kantor-kantor, di lapangan dan
ditempat-temat yang memungkinkan untuk dilaksanakan upacara. Lalu disusul
dengan hiburan dan berbagai perlombaan. Semua tertawa, semua gembira, semua
bersenang-senang sambil berteriak MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!. Bahkan anak-anak
kecil yang belum mengetahui sejatinya makna kemerdekaan pun lantang berteriak,
MERDEKA !.
Merdeka bagi
bocah-bocah kecil adalah karena hari ini bebas, tidak masuk sekolah, bisa
bermain bersama teman-teman dan bebas mengikuti berbagai perlombaan yang
diselenggarakan di kampungnya atau di sekolahnya. Lomba panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang,
balap karung dan masih banyak lagi jenis lomba-lomba tradisional yang khas
diselenggarakan setiap memperingati HUT
Kemerdekaan RI. Atau lebih populer
disebut dengan ‘lomba Agustusan’.
Kegembiraan
yang dirasakan masyarakat disetiap tanggal 17 Agustus adalah hasil dari apa
yang dicita-citakan para pejuang Republik Indonesia pada zaman dahulu. Setiap
tawa yang diperlihatkan para bocah Indonesia di hari ini, selalu ada leluhur
yang mengamati dan ikut senang karenanya. Senang karena perjuangannya
membuahkan hasil, dan tidak sia-sia segala waktu, harta, keluarga dan nyawa yang
telah ia korbankan.
Kemerdekaan
adalah hak segala bangsa. Artinya seluruh manusia, dimuka bumi ini memiliki hak
yang sama untuk merdeka. Merdeka dari penjajahan adalah yang paling utama. Lalu
merdeka dari kebodohan, merdeka dari kemiskinan, merdeka dari diskriminasi,
merdeka dalam berfikir dan berpendapat, tidak didikte dan bebas dari
intimidasi.
Para veteran yang
masih ada saat ini adalah sisa-sisa saksi hidup masa perjuangan. Setiap tahun,
dalam setiap momen hari kemerdekaan RI, para veteran selalu mendapatkan tempat
untuk mengikuti upacara. Dan tempatnya selalu didepan, disebelah kiri, sebaris
dengan tamu-tamu VVIP. Dari kursinya, pra veteran pun tajam mengamati
masyarakat yang hadir dengan rona suka dan cita. Wajah riag dan penuh suka yang
terpancar ditengah masyarakat, itu adalah cita-citanya dulu.
Tanpa
kata-kata, tanpa bersuara, hanya diam, tanpa ekspresi para veteran itu memberikan
penilaian setelah 74 tahun RI merdeka. Juga akan tetap diam ketika melihat
hasil kemerdekaan seperti disia-siakan oleh generasi muda yang lebih senang dan
larut dalam kesenangan yang tidak bermanfaat.
“Merdeka
jangan hanya diisi dengan bersuka-suka, apalagi sesuka-suka,” itulah pesan yang
ingin diampaikan oleh para veteran. Isilah Kemerdekaan dengan Pembangunan yang
bermanfaat dan bermartabat. Bangun Generasi yang tangguh dengan mengedepankan
ilmu serta teknologi. Ciptakan generasi yang cerdas, manfaatkan kekayaan alam
dengan terukur dan terstruktur guna mewujudkan Indonesia yang makmur.
Sebagai
generasi penerus, kita harus berterimakasih kepada para pejuang, termasuk
kepada para veteran yang masih ada. Terimakasih yang tidak hanya diwujudkan
dengan lisan. Tidak pula dengan memberikan sagu hati berupa cinderamata atau
uang, karena itu bukan ukuran. Berterimakasihlah dengan cara tidak
menyia-nyiakan setiap pengorbanan dan perjuangan mereka. Setiap keringat yang
mereka teteskan adalah emas, apalagi harta, darah serta nyawa.
Berterimakasihlah
karena sekarang tidak lagi ada dentuman bom disaat anak-anak sedang bersepeda dan
bersenda tawa di halaman rumahnya. Tidak ada lagi mendengar rengekan dan
tangisan anak-anak karena orangtuanya
ditarik-tarik oleh pasikan penjajah lalu
dibunuh, hanya karena dicap pemberontak, padahal mereka hanya menginginkan
hidup merdeka.
Merdeka!!. Hari
ini kemerdekaan dari penjajahan memenag sudah kita raih, sehingga kita tidak
perlu lagi bersusah-susah mengangkat senjata dan turun ke medan pertempuran. Yang
perlu kita lakukan adalah mengisi kemerdekaan dengan penuh tanggungjawab.
Jika kalian tidak pernah tahu rasanya memperjuangkan kemerdekaan. Sungguh, para veteran tau bagaimana kalian merasakan kemerdekaan.(***)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar